THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Saturday, March 26, 2011

Bila Tikanya Nanti


Merajuknya hati kadangkala menyeksakan diri
Tapi bagaimana tiada yang mengerti
Pahit yang ditelan
Agar itu menjadi penawarnya
.
Senyuman yang tawar ini
Cerminan pantulan hati
Yang begitu sukar engkau mengerti
.
Perlukah aku membawa engkau
Menyusuri spektrum cahaya
Sedangkan aku masih mencari
Di mana kakinya pelangi
Dengan dendangan
Di situlah perigi emas
.
Diri ini bukan pedagang cinta
Yang menjanjikan
Belayar di lautan luas
Menikmati keemasan
Indahnya senja melabuhkan layar
.
Aku tinggalkan engkau
Bila badai ini melanda
Pergilah engkau cari tempat berteduh
Yang melindungi engkau dari kedinginan
Yang menghangatkan asmara
Biarlah aku melayari gelora ini
Dengan seribu persoalan aku tinggalkan
.
Andai suatu hari dikau mengerti
Kenangilah apa yang membuatkan aku sebegitu
Dan pada tika itu
Tidakkah engkau sayangku lagi

9 mengomen-ngomen:

nelly said...

Ayat penuh mendalam !

kay_are said...

lagu ke ni?? ayat die pun dah cukup dalam makne nye tu.. hee

mohdhafifi said...

x cukup hebat lagi la nk buat lagu.. =)

Zawawi Aziz said...

Salam Puisi. Semuga teguh dengan karya.

Zawawi Aziz said...

Salam Puisi. Semuga teguh dengan karya.

mohdhafifi said...

InsyaAllah begitulah hendaknya..

fatihah27 said...

awk.......

mohdhafifi said...

Di mana kamu fatihah...

izzati wanie said...

nice poem..huhu..mendalam btul maknanya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...